Tampilkan postingan dengan label coretan sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan sastra. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 Desember 2012

Ikhlas: Yang tersembunyi di dalam yang Tersembunyi


Ikhlas itu sesuatu yang tersembunyikan, berbentuk abstrak, dan tidak ada yang mampu menggambarkannya secara detail ataupun nyata.
Ikhlas itu hanya bisa dirasakan, oleh yang merasa dan yang Maha Pemberi Rasa.

Ikhlas itu, sesuatu yang tersembunyi di dalam yang Tersembunyi.
Sebegitu tersembunyi nya sebuah kata ikhlas.

Ketika lidah berucap, "Gw ikhlas" "Gw mengikhlaskan" "Gw udah ikhlas koq", itu semata-mata hanya lidah yang berkata. Untuk rasa yang sesungguhnya, tidak ada seorang pun yang tau. Bahkan terkadang, diri sendiri pun masih belum tau keberadaan ikhlas di hatinya. 

Memang benar ikhlas itu sulit, namun benar juga ikhlas itu mudah. Sulit sesulitnya menyentuh udara, mudah semudah menghirup udara. Ikhlas itu rumit, namun sederhana. Ikhlas itu ada, namun terkadang seolah tidak ada. 

Keikhlasan rasa cinta terhadap sahabat, keluarga, suami, anak.. Akankah itu diselimuti oleh keikhlasan, ataukah hanya sekadar kewajiban, ataukah ingin mendapatkan timbal balik? Cinta kepada Allah swt, dan pada Rasulullah swt?

Ada sebuah kalimat yang dipopulerkan oleh Ahmad Dhani dan Alm. Chrisye, 
"Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau bersujud kepada-Nya?"

Baca Selengkapnya ...
Selasa, 27 November 2012

Malamku


Malam, aku menatapmu dengan lekat hari ini.
Mengapa malam ini sungguh terasa dingin?
Mengapa nyanyian para bidadari malam ini terasa sendu?
Tidak seperti biasanya..
Ada sesuatu yang lain di malam ini..

Malam, hitammu terasa tajam menusuk ke sela jantungku
Apakah kau sedang bersedih?
Apakah kau sedang merasakan perih?
Tidak biasanya wahai kau malam..
Ada sesuatu yang tidak beres di malam ini

Wahai kau malamku,
Mengapa aku melihat awan berwarna kelabu?
Dan mengapa kau tertunduk dengan wajah sayu?
Tidak seperti ini yang aku inginkan
Tidak seperti ini yang aku harapkan.

Malam,
janganlah perlahan kau pergi..
Jangan pergi,,
Aku mohon wahai kau malam..
Selimuti aku lagi dengan kepekatanmu..
Nyanyikan lagi lagu-lagu asmaramu..

Malam,
aku disini menatapmu..
Engkau yang pergi semakin menjauh

Baca Selengkapnya ...
Selasa, 20 November 2012

Mimpi


Ketika aku bermimpi, Maka aku terluka
Luka lama yang ternyata kembali terbuka
Terbuka dengan segala harap, angan, dan kenangan
Kenangan yang sudah lama ditutup
Ditutup dari dunia nyata dengan menutup mata
Mata yang bulat dan indah itu hadir
Hadir kembali dengan rasa yang menyesakkan jiwa
Jiwa yang pernah terhunus tajam dengan sebuah panah
Panah yang hanya satu yang memiliki
Dimiliki oleh kamu
Kamu yang sudah tidak lagi ada
Ada nya hanya di hati
Hati yang selalu patah
Patah hati


Baca Selengkapnya ...
Senin, 19 November 2012

Kawan: Berhati-hatilah


Kita tidak pernah tau pikiran, pemahaman, dan niat orang lain.. 
Dan orang lain tidak pernah ada yang tau tentang pikiran, pemahaman, dan niat kita..
Mungkin kita membantu.. tapi ternyata mengganggu..
Mungkin mereka ingin membantu.. tapi ternyata mengganggu kita..
Diam benar.. terkadang diam itu salah..
Semua itu relatif.. tidak ada yang mutlak..
hati-hati.. 
Baca Selengkapnya ...

Tingginya hati


tak selalu diatas..
tak selalu tau..
tak selalu paham..
mencoba.. tanpa harus diketahui..
melaksanakan.. tanpa harus dikabarkan..
mencoba diam..
tapi tak kunjung diam..
mungkin kecongkakan yang mendahului..
Baca Selengkapnya ...

Kawan: Hanya mengingatkan



Tidak ingin menjadi orang yang sombong..
hanya berusaha menjalani perintahNya..
hanya berusaha peduli pada agamaNya..
biarlah banyak yang mengejek..
menertawakan..
menyepelekan..
yang jelas, bukan dia yang menilai..
tapi Dia..
Memang diri ini bukan sang pengendali hati yg baik..

Sungguh ironis ketika mengetahui ini..
perubahan..
Paradigma yang termundurkan..
Ketidakpercayaan..

Hanya mampu berdoa..
Semoga dibukakan kembali hati dan nurani nya..

Diri ini tak pernah membenci..
tak pernah meminta untuk dibenci..


Hanya ingin bilang..
"Hati-hati dengan tulisanmu.. bahasamu..
karna aku pun mencoba berhati-hati..
Semoga Dia selalu memuliakan jalan-jalan kita.."

Baca Selengkapnya ...

Bodoh:Pintar



terkadang kita terlalu bodoh ketika menunjukkan kepintaran kita.
namun terkadang, kebodohan kitalah yang mampu menyelamatkan hidup kita.


Baca Selengkapnya ...

Cerita: Sebuah catatan pendosa



Beruntunglah orang-orang yang terlahir dengan dikelilingi iman dan Islam yang kuat..
Dari keluarga yang paham.. Lingkungan yang Islami..
Namun janganlah berkecil hati.. Bagi yang terlahir di keluarga sederhana.. Yang hanya sekedar tau Shalat.. Tetaplah berjuang untuk-Nya..

Menjadi seorang santri.. Seorang hanif.. Seorang ulama.. Seorang ustadz.. Seorang aktivis dakwah...
Menjadi tolak ukur di masyarakatnya.. Berpakaian dengan tepat.. Hafidz dan hafidzah..

Dan ada kalanya seorang manusia menjadi sangat berdosa.. Seorang pendosa berat..
Hampir berzina atau telah melakukannya.. Membunuh.. Meminum khamr..
Berkali-kali.. Dengan sadar..
Tak kenal siapa, Dan darimana mereka.. Latar belakangnya seperti apa.. Atau dengan siapa..
Dan yang mengherankan.. Hanya dia dan Dia lah yang tau..
Sedangkan di depan, mereka pemegang amanah.. Ketua Majelis.. Ustadz dan Ustadzah.. Ulama besar.. Aktivis dakwah.. Tetap seperti itu..

Kemudian pada suatu titik, mereka jenuh..
Muak..
Dan rindu akan-Nya..
Entah kenapa kembali lagi mereka melakukannya..
Namun tersadar kembali..

Dan ketika sudah hilang semua keinginan dan nafsu itu..
Maka saling bercucuran air matalah mereka..
Bahkan sudah kering air matanya.. Hingga tak sanggup lagi menangis..

Mereka menangis karna merasa TAK MUNGKIN TERAMPUNI..
Merasa bahwa mereka TAK PANTAS BERSUJUD dan MENGHARAP-NYA lagi..
Mereka merasa..
KAMILAH PENGHUNI NERAKA!!

Kemudian..
Mulailah cobaan berat pada mereka..
Banyak yang berguguran dan tetap menjadi PENDOSA karena rasa malu itu..
Mereka merasa sudah tidak bisa lagi kembali.
NAMUN ITU SALAH!
Syaitan yang membuat mereka tetap salah!

Kemudian.. Ada yang tetap berpura-pura..
menjalankan semua dosa itu, dan tetap menjadi orang 'suci'..
Munafik!

Dan yang terakhir..
Ada pula manusia yang memilih kembali pada Nya..
Dengan berbekal rasa malu yang besar..
Malu karena rasa salah-Nya pada Allah..
Untaian air mata lebih mudah turun dimatanya..
Karena 1 hal, dia takut untuk menjadi seorang pendosa lagi!
Bercampur dengan rasa bahagia, damai dan tenang karena Allah sayang padanya.

Banyak orang menghujat..
Tapi apa kita hidup karena omongan mereka?
Apa kita hidup karena untuk diperhatikan mereka?
TIDAK!!

Allahu' Rahman..
Allahu' Rahiim..
Allah.. Allah..
Nikmat iman dan Islam itu..
Kenikmatan yang lebih dahsyat dibandingkan nikmat dunia manapun..

Maka janganlah ragu untuk kembali pada Nya..
"Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon ampun padaKu dan berharap padaKu akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan, Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepadaKu akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang kepadaKu membawa kesalahan sebesar dunia kemudian engkau datang kepadaKu tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu pun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula." (HR. Tirmidzi)


Baca Selengkapnya ...

Tinta...


ketika semua saling mengkeruhkan..
jangan pernah menjadi tinta putih diatas kain hitam..
karna tinta itu akan terserap kedalam kain hitam, dan menyatu ke dalamnya..
ketika saling menjatuhkan..
ketika sudah bias yang mana yang benar, dan yang mana yang salah..

tapi biarkan.. dan ambillah kain putih..
dimana akan kau goreskan warna emas..
dimana ia kan menyatu dengan sang putih..

kemudian, lapisilah antar kedua kain itu,
selembar kain abu-abu..
kemudian biarkanlah ia menyerap hitamnya,
sehingga kedua kain itu menjadi putih..
dan kain abu-abu itu berubah menjadi hitam..

maka akan tergoreskan tinta emas itu antar keduanya...
Baca Selengkapnya ...

Malaikat Yang Patah Sayapnya



Dan aku mengenal seseorang yg sangat tegar dalam menghadapi hidupnya. Dan, dia hanya seorang malaikat yang sayapnya patah..

Dan diantara hitam dan putih warna hidupnya, dia menemukan satu titik sinar, yang baginya merupakan sebuah anugrah..
Sumber: google.com

Ketika sinar itu menghilang dan padam, dia merasakan sakit yang lebih dari pada semua sakit didunia ini, dan dia pun terjatuh dan terpuruk.
Sungguh pintar dia menyembunyikan apa yang dia rasakan. Dan dia bukan pengemis yang meminta belas kasihan. Dengan kelapangan dadanya, dia berjalan dan bergerak dengan mantap dan terus mendongakkan kepalanya.

Tanpa orang-orang sadari dan pahami, bahwa dari sorot matanya, rasa sepi yang mendalam mulai menyeruak. Tajam dan lebih lekat dari sebelumnya. Ketika orang lain memiliki rumah dan keluarga yang mampu merangkulnya, dia sama sekali tidak memiliki apa-apa. Dengan penuh kelapangan dada, dengan tanpa pengharapan, sebenarnya dia sangat membutuhkan titik sinar itu, walaupun hanya redup dan kecil.

Dan ketika sebuat garis takdir memutuskan untuk menghidupkan kembali cahaya itu. Dia pun menangis dalam diam, dalam hati. Dan dalam hati kecilnya dia berkata, "Aku tau kamu tidak abadi.. Karna itu, aku sudah mempersiapkan diri ketika kau padam kembali." Sinar itu pun tidak terlalu menghangatkannya layaknya dulu. Karna apa, karna dia tau dan meyakini, bahwa sinar itu akan kembali padam. 

Dan yg aku pahami dari semua ini adalah.. Ada manusia yg ternyata hidup tanpa harapan, dan penuh kerendahan diri. Padahal manusia diciptakan dengan sebegitu indah dan sempurna sebagai makhluk. Indah karna memiliki ruh-Nya, sempurna karna diberkahi akal-Nya. 

Dan ketika kita merendahkan diri dan berputus asa, niscaya kita tidak menggunakan apa yg kita miliki. Dan melupakan arti keoptimisan. Padahal hidup penuh dengan warna-warni, dan penuh dengan keanekaragaman kehangatan. Manis, dan indah.

Hidup itu anugrah.. Apapun bentuknya.
Dan ketika satu cinta yg menghangatkan diri kita, maka yakinilah cinta itu. Dan tetaplah mantap menatap kedepan. Dan mungkin tanpa disadari, cinta itu selalu menatapmu, menemanimu.. Dengan apapun bentuknya, meski dia tidak disampingmu.
Dan yakinlah satu hal, bahwa cinta itu selalu ada untukmu.. Dan kau pantas untuk mencintai dan dicintai. Menemani dan ditemani. Wahai kau malaikat yg sayapnya patah, tersenyumlah.. Dan hilangkan rasa sepi dihatimu. 
Sumber: google.com

"Terbanglah kepadaku.. Manusia sempurna untukku.. Kulihat, kurasa, kucium, dan kudengar. Dia......" Manusia sempurna - Nidji

Baca Selengkapnya ...